Kamis, 02 April 2020

Berkhianat Kepada Tuhan



Ketika Nabi Muhammad berkumpul dengan sahabat-sahabatnya, beliau menyuruh Ali bin Abi Thalib mendekatinya. Beliau berbisik ke telinga Ali dan kemudian beliau mengangkat kepala seperti terkejut.

"Ali, keluarlah. Bawalah orang itu seperti membawa kambing ke tukang perah,"perintah Rasul kepada Ali.

Tidak lama kemudian, Ali masuk membawa seseorang ke depan dengan menjewer kupingnya. Orang-orang mengenalnya sebagai Al-Hakam bin Al-'Ash. Pada zaman jahiliyah, ia bertetangga dengan Nabi. Ia sangat sering mengganggu Nabi.

Setelah Mekkah ditaklukkan, ia ikut hijrah ke Medinah. Ia masuk Islam, walaupun hanya Allah yang tahu akan kadar keislamannya.

Kesenangannya mengganggu Nabi tidak berhenti. Kalau Nabi berbicara dalam majelis, dari belakang, ia mencemooh Nabi dengan meniru-niru gerakan Nabi. Pada suatu hari, Nabi memergokinya. Nabi pun berucap,"Fakadzalika fahakan. Jadilah engkau seperti itu." Sampai akhir hayatnya, tubuh Al-Hakam bin Al-'Ash selalu bergetar dan bergerak.

Al-Hakam bin Al-'Ash juga senang mencuri dengar pembicaraan Nabi bila beliau berbicara tentang nama-nama orang musyrik dan munafik. Kemudian ia akan menyebarkannya kepada orang banyak. Kadang-Kadang ia mengintip Nabi ketika Nabi sedang berada di rumah istri-istrinya.

Pernah ia terpergok mencuri dengar pembicaraan Nabi. Di hadapan para sahabat, beliau melaknat Al-Hakam bin Al-'Ash tiga kali seraya berkata,"Sesungguhnya orang ini akan mengkhianati kitab Allah dan sunnah Rasul-Nya. Dari sulbinya akan keluar fitnah yang kabutnya sampai ke langit."

Atas perintah Nabi, Al-Hakam bin Al-'Ash dan anaknya diusir ke Thaif. Pada pemerintahan khalifah Usman bin Affan, mereka dikembalikan lagi ke Medinah dan pada pemerintahan Mu'awiyah, Marwan bin Al Hakam diangkat menjadi gubernur Medinah. Pernah pada waktu salat Idul Fitri, ia ditegur para sahabat karena menyampaikan khutbah sebelum salat.

Pernah pula, ketika menyampaikan khutbah Jumat, ia mengatakan bahwa surah Al Ahqaf ayat 17 turun berkenaan dengan Abdurrahman bin Abu Bakar.  Aisyah, saudara Abdurrahman bin Abu Bakar, menegur Marwan bin Al Hakam dan mengecamnya sebagai tetesan laknat Allah dan Rasul-Nya. Aisyah menegaskan bahwa tidak pernah turun ayat Al Quran yang mengecam keluarga Abu Bakar, yang ada malah mengenai ayah Marwan bin Al Hakam, yaitu Al Hakam bin Al 'Ash, yaitu surah Al Qalam ayat 10,"Janganlah kamu ikuti setiap orang yang suka bersumpah dan hina, suka mencela, berjalan ke sana kemari menyebarkan fitnah."

Kelak Marwan bin Al Hakam menjadi khalifah. Ia mempunyai anak yang menjadi putra mahkota bernama Abdul Malik bin Marwan. Sebelum menjadi khalifah, Abdul Malik bin Marwan selalu berada di masjid. Waktunya dihabiskan dalam beribadah dan membaca Al Quran. Begitu seringnya berada di masjid, sehingga orang menggelari Abdul Malik bin Marwan sebagai hamamatul masjid (merpati masjid). Ketika Marwan bin Al Hakam mati dan kekuasaannya diserahkan kepada Abdul Malik bin Marwan, Abdul Malik bin Marwan sedang berada di masjid. Segera ia mengambil Al Quran dan berkata,"Salam padamu. Inilah hari perpisahan antara aku dengan engkau, Al Quran."

Setelah berkuasa, Abdul Malik bin Marwan tidak pernah ke masjid lagi. Ia minum minuman keras. Ia membiarkan Al Hajjaj membunuhi ribuan umat Islam. Ia berkata,"Sebelum aku menjadi sultan, kematian semut saja membuat aku tidak enak. Sekarang Al Hajjaj mengirim surat bahwa ia telah membunuh ribuan orang, tetapi aku tidak terpengaruh sedikit pun."

Al Zuhri pernah bertanya kepada Abdul Malik bin Marwan apakah ia minum dan Abdul Malik bin Marwan menjawab,"Benar. Bahkan darah manusia pun aku minum."

Seperti banyak manusia lain, Abdul Malik bin Marwan hanya membutuhkan Tuhan ketika kekuasaan belum dipegangnya.





Selasa, 31 Maret 2020

Apakah Jenis Kualitas Film itu?



Jenis kualitas film menjadi hal yang penting diketahui oleh para penikmat film. Ternyata jenis kualitas film juga sangat memengaruhi kepuasan saat menonton.

Jika kalian memilih jenis kualitas film yang salah bisa jadi niat untuk menghilangkan penat, menghilangkan rasa bosan, mengisi waktu luang, atau bahkan mengulik ilmu pengetahuan menjadi gagal tersalurkan.

Bagi kamu yang sering streaming film pasti tidak asing dengan jenis kualitas film ini. Hal ini menjadi sesuatu yang cukup krusial, karena jangan sampai kamu salah memilih jenis kualitas film yang sama sekali tidak enak dinikmati.

Tentang jenis kualitas film yang enak dinikmati ini sebenarnya bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Ada orang yang sebenarnya sudah puas dengan kualitas film rendah. Ada juga yang memilih kualitas film sedang karena kuota tidak banyak tetapi tidak ingin ketinggalan cerita. Atau ada yang benar-benar bisa terpuaskan saat menonton film jika kualitasnya paling bagus.

Jenis kualitas film ada banyak, tetapi yang paling penting diketahui oleh para penikmat film adalah jenis kualitas film yang dapat memberi kepuasan saat ditonton. Berikut jenis kualitas film yang bagus, enak dinikmati, dan dapat memberikan kepuasan saat ditonton yang sudah dirangkum.

1. Jenis Kualitas Film: BluRay/BRRip

Jenis kualitas film BluRay/BRRip menghasilkan gambar dan suara yang sangat bagus. Gambar yang ditampilkan lebih detail, sedang suara yang ditampilkan lebih jernih.
Tidak heran karena memang resolusi gambar yang dihasilkan sangat tinggi yaitu 1920x1080 (1080p) dan 1280x720 (720p). Sudah pasti juga ukuran file yang dihasilkan akan lebih besar. Film yang dihasilkan berasal dari penggandaan BR disc yang sudah beredar resmi di pasaran. Jadi, sebelum mengunduh film jenis ini pastikan storage kalian besar karena jenis film kualitas ini membutuhkan storage besar.
Begitu juga dengan alat unduh yang akan digunakan. Pastikan PC, Laptop, atau Ponsel pinter yang digunakan berspesifikasi tinggi karena jika spesifikasi tidak terpenuhi, maka gambar dalam film justru akan patah-patah dan tidak bisa ditonton. Jenis kualitas film ini sangat direkomendasikan bagi kalian yang bisa sangat terpuaskan dengan kualitas film terbaik, jernih, tanpa cacat sedikitpun.

2. Jenis Kualitas Film: WEBDL

Jenis kualitas film WEBDL menghasilkan kualitas gambar dan suara yang hampir setara dengan BlueRay/BRRip 720p. Resolusi yang tersedia juga ada 2 yaitu 1080p dan 720p.
Saat download atau melakukan streaming jenis film kualitas WEBDL ini biasanya akan muncul sebelum kualitas BluRay. Jenis film kualitas ini biasa diunduh dari provider resmi dan disajikan secara online.

3. Jenis Kualitas Film: HDTV/ HDTVRip/ HDTC/ HDTS

Jenis kualitas film HDTV/HDTVRip  menghasilkan gambar dan suara yang hampir sama seperti WEBDL, tetapi masih di bawah WEBDL. Biasanya jenis kualitas film inilah yang sering digunakan oleh TV Kabel, TV Digital atau TV Satelit, dan TV online. Film-film seri juga sering menggunakan kualitas HDTV/ HDTVRip/ HDTC/ HDTS.
Jenis HDTVRip biasanya berasal dari film yang diekstrak dari sumber yang HD. Berasal dari internet maupun dari televisi yang kemudian diubah menjadi ukuran file film lebih kecil. Namun pengubahan ukuran menjadi lebih kecil ini tidak menghilangkan kualitas film aslinya. Kekurangan dari HDRip ini pada film yang memiliki hardsub atau subtitle film yang sudah permanen.
Jenis kualitas HDTC ini sedikit berbeda karena film yang dihasilkan hanya dari proses perekaman. Perekaman untuk penggandaan ini dilakukan menggunakan alat dari projector ke format digital. Alat ini biasa disebut dengan Telecine dalam kualitas HD.

4. Jenis Kualitas DVDRip/ WEBRip
Jenis kualitas film DVDRip/ WEBRip  menghasilkan gambar dan suara cukup bagus karena film ini murni diambil dari DVD original yang sudah resmi dirilis. Saat menonton film dengan jenis kualitas film ini sama dengan menonton dari kaset DVD.
Biasanya informasi dari DVD asli dan proteksi copy sudah dilumpuhkan oleh Ripper sehingga DVDRip ini mudah disebarluaskan. Penyebarluasan DVDRip ini biasanya dilakukan dalam bentuk SVCD dan DVD oleh penjual DVD bajakan atau bisa disebut dengan DivX/XviD.
WEBRip kualitasnya masih sedikit di bawah DVDRip. Tetapi kualitas WEBRip ini yang akan sering dijumpai, karena jenis kualitas film ini biasa disediakan oleh situs yang menyediakan video streaming.
Jenis WEBRip inilah yang cocok untuk kalian yang suka streaming dan download film menggunakan ponsel pintar. Hal ini disebabkan karena kualitas dan resolusinya sesuai dan pas saat diputar dengan ponsel/ smartphone.

5. Jenis Kualitas CAM / HDCAM
Jenis kualitas film CAM/ HDCAM mempunyai kualitas terburuk. Hal ini karena gambarnya biasanya direkam melalui handycam di bioskop.
Kualitas gambarnya buram, terkadang ada kepala yang menghalangi kamera atau orang yang lewat dan tidak jarang gambarnya pun bergoyang. Sama halnya dengan gambarnya, suaranya pun masih buruk karena tanpa sengaja suara dari penonton yang sedang tertawa ketika kejadian lucu ikut terekam. Sedangkan kualitas HDCam adalah perbaikan dari kualitas CAM, jadi kualitas ini sedikit lebih bagus dibandingkan CAM.

6. Jenis Kualitas Telesync (TS)
TS merupakan kualitas film yang lebih baik dibandingkan CAM/HDCam, tetapi hanya pada bagian suara saja karena menggunakan audio recording di sumber suara yang terdapat di bangku penonton. Namun untuk gambarnya masih sama sama buruknya dengan kualitas CAM/ HDCAM.

Selasa, 24 Maret 2020

Apa Itu Pembengkakan Kelenjar Getah Bening?


Pembengkakan kelenjar getah bening adalah kondisi yang terjadi apabila ada pembengkakan pada gumpalan jaringan kecil berbentuk bulat yang tersebar di seluruh tubuh Anda, yang disebut kelenjar getah bening.
Kelenjar yang juga dikenal dengan istilah kelenjar limfa ini bertugas untuk menyaring cairan limfa (getah bening) yang beredar di seluruh tubuh melalui pembuluh limfa. Karena itu, cara kerja kelenjar getah bening mirip seperti darah yang mengalir di dalam tubuh kita melalui pembuluh darah.

Ada sekitar 600 kelenjar getah bening yang tersebar di dalam tubuh Anda. Akan tetapi, jumlah kelenjar yang bisa dirasakan atau diraba di bawah kulit dengan tangan telanjang hanya beberapa saja. Di antaranya terletak di area-area berikut ini.

  • Di bagian bawah rahang.
  • Di belakang daun telinga.
  • Di ketiak (di bawah lengan atas).
  • Salah satu sisi leher.
  • Salah satu pangkal paha.
  • Di atas tulang selangkang.

Ukuran kelenjar getah bening  berbeda-beda. Mulai dari sekecil ujung jarum hingga sebesar satu butir kacang merah yang sudah matang. Kelenjar ini merupakan bagian dari sistem imun (daya tahan tubuh), khususnya sistem limfatik. Pasalnya, kelenjar ini mengandung sel-sel darah putih serta antibodi. Ini berarti kelenjar getah bening sangat berperan dalam melawan infeksi dan penyakit.

Ketika tubuh Anda kena infeksi atau penyakit, tubuh akan memproduksi lebih banyak sel imun. Meningkatnya jumlah sel imun dalam kelenjar limfa inilah yang menyebabkan pembesaran atau pembengkakan. Maka dari itu, kelenjar limfa atau getah bening yang membengkak pasti menandakan adanya infeksi atau penyakit.

Pembengkakan kelenjar getah bening cukup umum terjadi. Kondisi ini dapat terjadi pada orang dengan usia berapa pun. Akan tetapi, wanita memang lebih rentan mengalami masalah pembengkakan kelenjar getah bening.

Biasanya kelenjar yang membengkak akan mengecil sendiri setelah infeksi atau penyakit yang menyebabkan pembengkakan diobati. Penyembuhan ini bisa memakan waktu sekitar seminggu setelah infeksinya sembuh.

Meskipun pembengkakan kelenjar getah bening adalah kasus yang cukup umum, bukan berarti kondisi ini tidak membahayakan sama sekali. Dalam beberapa kasus, pembengkakan kelenjar getah bening mungkin saja menandakan kanker getah bening limfoma Hodgkin dan kanker getah bening limfoma non-Hodgkin.

Jadi, Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter atau klinik untuk mendapatkan diagnosis serta perawatan yang terbaik. Pembengkakan kelenjar getah bening dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Ketika kelenjar getah bening mulai membengkak, biasanya gejala awal yang dapat Anda rasakan yaitu:

  • Nyeri saat menekan kelenjar yang membengkak.
  • Area kelenjar yang membengkak jadi lebih peka, misalnya di area leher Anda jadi terasa tidak nyaman saat digerakkan.
  • Kelenjar yang membengkak sangat besar, biasanya tampak menonjol sebesar kacang polong atau lebih dari itu.

Setelah Anda merasakan gejala-gejala awal pembengkakan kelenjar getah bening, Anda mungkin merasakan serangkaian gejala lain. Gejala selanjutnya biasanya tergantung pada penyakit atau infeksi yang menyebabkan pembengkakan itu sendiri.

Akan tetapi, gejala-gejala umum dari pembengkakan kelenjar getah bening adalah:
·         Batuk
·         Badan lemas
·         Pilek
·         Menggigil dan berkeringat, terutama di malam hari
·         Radang tenggorokan
·         Demam
·         Kulit yang memerah, hangat dan bengkak

Kemungkinan masih ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Anda harus segera menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:
·   Kelenjar yang bengkak tidak kunjung hilang, bahkan menyebar ke mana-mana   selama dua sampai empat minggu.
·         Kelenjar yang bengkak terasa kenyal atau lentur.
·         Demam yang tidak kunjung hilang.
·         Berkeringat terus pada malam hari.
·         Berat badan menurun padahal tidak sedang diet.  
·         Radang tenggorokan yang tidak sembuh-sembuh.
·         Kesulitan menelan atau bernapas.
·      Kelenjar yang terasa sangat keras dan terus membesar dengan cepat, ini bisa jadi   tumor atau kanker getah bening.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Pasalnya, tubuh masing-masing orang berbeda.

Selain itu, bagian kelenjar yang membengkak mungkin letaknya jauh di dalam tubuh Anda sehingga tidak tampak dan tidak bisa diraba di bawah kulit. Karena itu, selalu diskusikan dengan dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Pembengkakan kelenjar getah bening bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Mulai dari infeksi ringan sampai penyakit kronis seperti kanker getah bening. Berikut ini hal-hal yang dapat memicu atau memperparah kondisi Anda:
1.   Infeksi telinga
Perhatikan kelenjar bagian mana yang mengalami pembengkakan. Biasanya, pembengkakan kelenjar getah bening di area kepala dan leher menandakan infeksi telinga.
Infeksi telinga sendiri bisa disebabkan oleh alergi atau infeksi pada saluran pernapasan bagian atas. Anak-anak lebih sering kena infeksi telinga daripada orang dewasa. Namun, jenis infeksi ini memang bisa menyerang siapa saja.

2.   Infeksi virus
Ada banyak jenis virus yang bisa menyerang tubuh dan menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Biasanya lokasi pembengkakan kelenjar getah bening akan menentukan di mana lokasi infeksi virus terjadi.

Berikut adalah jenis-jenis virus yang bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar limfa.
·       Varicella-zoster, yaitu virus penyebab cacar air dan herpes zoster.
·       Rubeola, yaitu virus yang mengakibatkan penyakit campak.
·       HIV, yaitu virus menular yang jadi penyebab penyakit AIDS.
·  Herpes simplex, yaitu virus penyebab herpes oral, herpes genital, dan herpes encephalitis.
·      Flu, yaitu virus yang menyebabkan penyakit influenza.

3. Infeksi bakteri
Beberapa jenis bakteri yang masuk dalam tubuh Anda bisa menyebabkan infeksi. Infeksi bakteri tertentu dapat menimbulkan gejala yaitu pembengkakan kelenjar getah bening. Ini dia daftar jenis bakterinya.
  ·  Streptococcus atau strep, yaitu bakteri penyebab penyakit radang tenggorokan atau pembengkakan amandel.
  ·   Staphylococcus atau staph, yaitu bakteri penyebab keracunan makanan, toxic shock syndrome (TSS), atau mastitis.
  ·  Mycobacterium tuberculosis, yaitu bakteri yang mengakibatkan penyakit tuberkulosis (TB atau TBC).

4. Infeksi HIV/AIDS
Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang mengakibatkan penyakit AIDS. Virus ini kadang tidak menunjukkan gejala apa pun pada penderitanya, sehingga Anda bisa saja terlambat didiagnosis. Padahal, terlambat mendeteksi penyakit ini bisa berakibat fatal. Karena itu, bila Anda mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau pangkal paha yang disertai dengan gejala lain seperti lemas, nyeri otot, dan sakit kepala, segera periksa ke dokter.

5. Infeksi gigi
Infeksi pada area gusi dan gigi bisa menunjukkan gejala seperti pembengkakan kelenjar getah bening. Infeksi gigi biasanya disebabkan oleh abses gigi, yaitu penumpukan nanah karena bakteri.

6. Mononukleosis
Kelenjar limfa yang membengkak di leher dan ketiak bisa menandakan mononukleosis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus. Virus yang ditularkan melalui air liur ini membuat penderitanya sakit tenggorokan, demam, lemas, gatal-gatal, sakit kuning, mimisan, hingga sesak napas.

7. Infeksi kulit
Berbagai jenis penyakit kulit juga bisa membuat kelenjar limfa Anda membengkak. Apalagi kalau Anda mengalami gejala-gejala lain seperti muncul ruam, kulit jadi kemerahan, terasa perih atau panas, dan gatal-gatal. Berikut adalah beberapa jenis penyakit kulit yang mungkin ditandai dengan bengkaknya kelenjar limfa.
·         Eksim, terutama pada bayi dan anak-anak.
·         Dermatitis kontak.
·         Abses kulit (kulit bernanah) akibat infeksi bakteri.
·         Kutu rambut yang bersarang di kulit kepala.  

8. Radang tenggorokan
Radang tenggorokan adalah jenis penyakit yang cukup umum. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Misalnya dari infeksi virus, infeksi bakteri, alergi, iritasi pada tenggorokan, pembengkakan amandel, atau cedera (trauma) tertentu pada bagian leher dan tenggorokan. Kondisi-kondisi tersebut menyebabkan peradangan. Hal ini bisa dilihat dari pembengkakan kelenjar limfa di area leher atau rahang.

9.  Gangguan sistem imun
Gangguan pada sistem kekebalan tubuh Anda bisa membuat Anda lebih lemah dan rentan diserang penyakit. Pasalnya, sistem yang bertugas untuk mempertahakan diri dari ancaman penyakit sudah melemah atau terganggu.
Nah, biasanya gangguan sistem imun sering menyerang orang yang punya penyakit autoimun. Misalnya penyakit rematik (rheumatoid arthritis) dan lupus. Gejalanya antara lain adalah pembengkakan kelenjar limfa dan badan lemas.

10. Kanker
Hati-hati, jangan remehkan gangguan seperti pembengkakan pada kelenjar getah bening Anda. Kondisi ini bisa jadi awal mula dari penyakit kanker.

Misalnya di dalam tubuh Anda sudah ada sel kanker yang bersarang. Kemudian sel kanker ini berpindah tempat tinggal melalui pembuluh limfa. Perpindahan inilah yang lantas membuat kelenjar getah bening Anda membesar.

Setelah pindah dan menyebar ke bagian tubuh lain, sel kanker bisa menetap dan tumbuh menyerang sel-sel di bagian tubuh tersebut.

Beberapa jenis kanker yang menunjukkan gejala pembengkakan kelenjar limfa antara lain kanker kulit, kanker payudara, leukimia, kanker paru, kanker perut, kanker getah bening limfoma Hodgkin, serta kanker getah bening limfoma non-Hodgkin.

Kanker getah bening dan jenis kanker lainnya masih bisa dikendalikan pada tahap stadium awal. Karena itu, penting bagi Anda untuk mendeteksi kanker getah bening atau kanker lain sedini mungkin.

11. Penyakit menular seksual
Beberapa jenis penyakit menular seksual bisa menimbulkan gejala pembengkakan kelenjar getah bening. Di antaranya yaitu sipilis (raja singa), gonore, dan klamidia. Apalagi kalau kelenjar yang membengkak ada di area pangkal paha.  

Ada banyak faktor risiko untuk pembengkakan kelenjar getah bening. Di antaranya yaitu:
·         Berusia di atas 65 tahun.
·         Punya penyakit HIV/AIDS.
·         Kecanduan alkohol.
·         Mengidap diabetes.
·         Gonta-ganti pasangan seksual.
·         Punya penyakit autoimun.

Hanya dokter dan tenaga medis yang dapat memberikan diagnosis pembengkakan kelenjar getah bening. Untuk mendiagnosis penyebab kondisi ini, dokter akan memerlukan:
·         Rekam medis atau riwayat kesehatan pasien.
·         Pemeriksaan fisik.
·        Tes darah.
·         Pindai sinar X (X-ray scan) pada dada atau CT scan.
·         Biopsi kelenjar getah bening.

Dalam beberapa kasus, pembengkakan kelenjar getah bening bisa sembuh dengan sendirinya, tanpa obat-obatan dari dokter. Ini kalau penyebab penyakitnya cukup ringan seperti influenza atau keracunan makanan.  Akan tetapi, bila kondisi Anda cukup serius dan disebabkan oleh penyakit yang parah, Anda akan membutuhkan pertolongan medis. Namun, beberapa penyebab belum ditemukan obatnya sehingga Anda hanya bisa mengendalikan supaya gejalanya tidak tambah parah. Misalnya pada kasus kanker getah bening limfoma Hodgkin dan kanker getah bening limfoma non-Hodgkin.

Lebih jelasnya, simak beberapa pilihan pengobatan untuk pembengkakan kelenjar getah bening berikut ini. Pengobatan antibiotik atau antiviral: Obat-obatan ini adalah perawatan paling umum untuk pembengkakan yang disebabkan infeksi bakteri.

Antibiotik akan membantu menghentikan perkembangbiakan serta infeksi bakteri dalam tubuh Anda. Sedangkan kalau penyebab pembengkakan kelenjar getah bening adalah virus, Anda akan diberi obat-obatan yang bisa meringankan gejala yang timbul. Untuk hasil pengobatan yang terbaik, ikuti anjuran dokter dan apoteker.  

Mengatasi penyebab: Kadang, pembengkakan merupakan akibat dari kondisi kesehatan yang buruk, seperti lupus atau rheumatoid arthritis yang disebabkan oleh penyakit autoimun. Mengobati kondisi tersebut dapat menyembuhkan pembengkakan pada kelenjar getah bening secara efektif.

Perawatan kanker: Perawatan ini diberikan pada pembengkakan kelenjar getah bening yang disebabkan oleh kanker. Jenis kanker akan menentukan perawatan yang dapat meliputi operasi, terapi radiasi atau kemoterapi.

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan di rumah yang dapat membantu Anda mengatasi pembengkakan kelenjar getah bening:

  • Menggunakan penawar rasa sakit seperti ibuprofen atau nonsteroidal anti- inflammatory drugs.
  • Menghindari pemberian aspirin pada anak karena risiko Reye’s syndrome.
  • Mengompres hangat pada area yang bengkak dengan kain hangat dan basah.
  • Istirahat yang cukup.
  • Kumur air garam. Kalau pembengkakan kelenjar terjadi di area leher, telinga, rahang, atau kepala, Anda bisa berkumur dengan garam yang dilarutkan dalam air hangat. Berkumurlah selama kira-kira sepuluh sampai dua puluh detik. Kemudian buang airnya. Ulangi sebanyak tiga sampai lima kali sehari.

Bila Anda mengabaikan atau tidak mengobati pembengkakan kelenjar getah bening, Anda bisa mengalami berbagai komplikasi yang berbahaya. Termasuk di antaranya yaitu muncul luka bernanah akibat infeksi dan sepsis atau keracunan darah. Hati-hati, sepsis bisa menyebabkan kematian.

Anda bisa mencegah pembengkakan kelenjar getah bening dengan cara menghindari infeksi. Ini bisa dilakukan dengan menjalani pola hidup sehat, makan dengan gizi seimbang, rutin berolahraga, mengelola stres, berhenti merokok, dan cukup istirahat.

Anda juga sebaiknya menghindari faktor risiko pembengkakan kelenjar getah bening dengan tidak bergonta-ganti pasangan seksual serta tidak berbagi alat makan dengan orang yang sedang terinfeksi virus atau bakteri.
Untuk mencegah kanker getah bening dan jenis kanker lainnya, perhatikan riwayat penyakit kanker dalam keluarga Anda dan segera lakukan deteksi dini bila Anda merasakan gejala-gejala kanker.