Selasa, 24 Maret 2020

Apa Itu Pembengkakan Kelenjar Getah Bening?


Pembengkakan kelenjar getah bening adalah kondisi yang terjadi apabila ada pembengkakan pada gumpalan jaringan kecil berbentuk bulat yang tersebar di seluruh tubuh Anda, yang disebut kelenjar getah bening.
Kelenjar yang juga dikenal dengan istilah kelenjar limfa ini bertugas untuk menyaring cairan limfa (getah bening) yang beredar di seluruh tubuh melalui pembuluh limfa. Karena itu, cara kerja kelenjar getah bening mirip seperti darah yang mengalir di dalam tubuh kita melalui pembuluh darah.

Ada sekitar 600 kelenjar getah bening yang tersebar di dalam tubuh Anda. Akan tetapi, jumlah kelenjar yang bisa dirasakan atau diraba di bawah kulit dengan tangan telanjang hanya beberapa saja. Di antaranya terletak di area-area berikut ini.

  • Di bagian bawah rahang.
  • Di belakang daun telinga.
  • Di ketiak (di bawah lengan atas).
  • Salah satu sisi leher.
  • Salah satu pangkal paha.
  • Di atas tulang selangkang.

Ukuran kelenjar getah bening  berbeda-beda. Mulai dari sekecil ujung jarum hingga sebesar satu butir kacang merah yang sudah matang. Kelenjar ini merupakan bagian dari sistem imun (daya tahan tubuh), khususnya sistem limfatik. Pasalnya, kelenjar ini mengandung sel-sel darah putih serta antibodi. Ini berarti kelenjar getah bening sangat berperan dalam melawan infeksi dan penyakit.

Ketika tubuh Anda kena infeksi atau penyakit, tubuh akan memproduksi lebih banyak sel imun. Meningkatnya jumlah sel imun dalam kelenjar limfa inilah yang menyebabkan pembesaran atau pembengkakan. Maka dari itu, kelenjar limfa atau getah bening yang membengkak pasti menandakan adanya infeksi atau penyakit.

Pembengkakan kelenjar getah bening cukup umum terjadi. Kondisi ini dapat terjadi pada orang dengan usia berapa pun. Akan tetapi, wanita memang lebih rentan mengalami masalah pembengkakan kelenjar getah bening.

Biasanya kelenjar yang membengkak akan mengecil sendiri setelah infeksi atau penyakit yang menyebabkan pembengkakan diobati. Penyembuhan ini bisa memakan waktu sekitar seminggu setelah infeksinya sembuh.

Meskipun pembengkakan kelenjar getah bening adalah kasus yang cukup umum, bukan berarti kondisi ini tidak membahayakan sama sekali. Dalam beberapa kasus, pembengkakan kelenjar getah bening mungkin saja menandakan kanker getah bening limfoma Hodgkin dan kanker getah bening limfoma non-Hodgkin.

Jadi, Anda tetap harus memeriksakan diri ke dokter atau klinik untuk mendapatkan diagnosis serta perawatan yang terbaik. Pembengkakan kelenjar getah bening dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Ketika kelenjar getah bening mulai membengkak, biasanya gejala awal yang dapat Anda rasakan yaitu:

  • Nyeri saat menekan kelenjar yang membengkak.
  • Area kelenjar yang membengkak jadi lebih peka, misalnya di area leher Anda jadi terasa tidak nyaman saat digerakkan.
  • Kelenjar yang membengkak sangat besar, biasanya tampak menonjol sebesar kacang polong atau lebih dari itu.

Setelah Anda merasakan gejala-gejala awal pembengkakan kelenjar getah bening, Anda mungkin merasakan serangkaian gejala lain. Gejala selanjutnya biasanya tergantung pada penyakit atau infeksi yang menyebabkan pembengkakan itu sendiri.

Akan tetapi, gejala-gejala umum dari pembengkakan kelenjar getah bening adalah:
·         Batuk
·         Badan lemas
·         Pilek
·         Menggigil dan berkeringat, terutama di malam hari
·         Radang tenggorokan
·         Demam
·         Kulit yang memerah, hangat dan bengkak

Kemungkinan masih ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Anda harus segera menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:
·   Kelenjar yang bengkak tidak kunjung hilang, bahkan menyebar ke mana-mana   selama dua sampai empat minggu.
·         Kelenjar yang bengkak terasa kenyal atau lentur.
·         Demam yang tidak kunjung hilang.
·         Berkeringat terus pada malam hari.
·         Berat badan menurun padahal tidak sedang diet.  
·         Radang tenggorokan yang tidak sembuh-sembuh.
·         Kesulitan menelan atau bernapas.
·      Kelenjar yang terasa sangat keras dan terus membesar dengan cepat, ini bisa jadi   tumor atau kanker getah bening.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Pasalnya, tubuh masing-masing orang berbeda.

Selain itu, bagian kelenjar yang membengkak mungkin letaknya jauh di dalam tubuh Anda sehingga tidak tampak dan tidak bisa diraba di bawah kulit. Karena itu, selalu diskusikan dengan dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Pembengkakan kelenjar getah bening bisa disebabkan oleh berbagai macam hal. Mulai dari infeksi ringan sampai penyakit kronis seperti kanker getah bening. Berikut ini hal-hal yang dapat memicu atau memperparah kondisi Anda:
1.   Infeksi telinga
Perhatikan kelenjar bagian mana yang mengalami pembengkakan. Biasanya, pembengkakan kelenjar getah bening di area kepala dan leher menandakan infeksi telinga.
Infeksi telinga sendiri bisa disebabkan oleh alergi atau infeksi pada saluran pernapasan bagian atas. Anak-anak lebih sering kena infeksi telinga daripada orang dewasa. Namun, jenis infeksi ini memang bisa menyerang siapa saja.

2.   Infeksi virus
Ada banyak jenis virus yang bisa menyerang tubuh dan menyebabkan pembengkakan kelenjar getah bening. Biasanya lokasi pembengkakan kelenjar getah bening akan menentukan di mana lokasi infeksi virus terjadi.

Berikut adalah jenis-jenis virus yang bisa menyebabkan pembengkakan kelenjar limfa.
·       Varicella-zoster, yaitu virus penyebab cacar air dan herpes zoster.
·       Rubeola, yaitu virus yang mengakibatkan penyakit campak.
·       HIV, yaitu virus menular yang jadi penyebab penyakit AIDS.
·  Herpes simplex, yaitu virus penyebab herpes oral, herpes genital, dan herpes encephalitis.
·      Flu, yaitu virus yang menyebabkan penyakit influenza.

3. Infeksi bakteri
Beberapa jenis bakteri yang masuk dalam tubuh Anda bisa menyebabkan infeksi. Infeksi bakteri tertentu dapat menimbulkan gejala yaitu pembengkakan kelenjar getah bening. Ini dia daftar jenis bakterinya.
  ·  Streptococcus atau strep, yaitu bakteri penyebab penyakit radang tenggorokan atau pembengkakan amandel.
  ·   Staphylococcus atau staph, yaitu bakteri penyebab keracunan makanan, toxic shock syndrome (TSS), atau mastitis.
  ·  Mycobacterium tuberculosis, yaitu bakteri yang mengakibatkan penyakit tuberkulosis (TB atau TBC).

4. Infeksi HIV/AIDS
Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang mengakibatkan penyakit AIDS. Virus ini kadang tidak menunjukkan gejala apa pun pada penderitanya, sehingga Anda bisa saja terlambat didiagnosis. Padahal, terlambat mendeteksi penyakit ini bisa berakibat fatal. Karena itu, bila Anda mengalami pembengkakan kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau pangkal paha yang disertai dengan gejala lain seperti lemas, nyeri otot, dan sakit kepala, segera periksa ke dokter.

5. Infeksi gigi
Infeksi pada area gusi dan gigi bisa menunjukkan gejala seperti pembengkakan kelenjar getah bening. Infeksi gigi biasanya disebabkan oleh abses gigi, yaitu penumpukan nanah karena bakteri.

6. Mononukleosis
Kelenjar limfa yang membengkak di leher dan ketiak bisa menandakan mononukleosis, yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus. Virus yang ditularkan melalui air liur ini membuat penderitanya sakit tenggorokan, demam, lemas, gatal-gatal, sakit kuning, mimisan, hingga sesak napas.

7. Infeksi kulit
Berbagai jenis penyakit kulit juga bisa membuat kelenjar limfa Anda membengkak. Apalagi kalau Anda mengalami gejala-gejala lain seperti muncul ruam, kulit jadi kemerahan, terasa perih atau panas, dan gatal-gatal. Berikut adalah beberapa jenis penyakit kulit yang mungkin ditandai dengan bengkaknya kelenjar limfa.
·         Eksim, terutama pada bayi dan anak-anak.
·         Dermatitis kontak.
·         Abses kulit (kulit bernanah) akibat infeksi bakteri.
·         Kutu rambut yang bersarang di kulit kepala.  

8. Radang tenggorokan
Radang tenggorokan adalah jenis penyakit yang cukup umum. Penyebabnya bisa bermacam-macam. Misalnya dari infeksi virus, infeksi bakteri, alergi, iritasi pada tenggorokan, pembengkakan amandel, atau cedera (trauma) tertentu pada bagian leher dan tenggorokan. Kondisi-kondisi tersebut menyebabkan peradangan. Hal ini bisa dilihat dari pembengkakan kelenjar limfa di area leher atau rahang.

9.  Gangguan sistem imun
Gangguan pada sistem kekebalan tubuh Anda bisa membuat Anda lebih lemah dan rentan diserang penyakit. Pasalnya, sistem yang bertugas untuk mempertahakan diri dari ancaman penyakit sudah melemah atau terganggu.
Nah, biasanya gangguan sistem imun sering menyerang orang yang punya penyakit autoimun. Misalnya penyakit rematik (rheumatoid arthritis) dan lupus. Gejalanya antara lain adalah pembengkakan kelenjar limfa dan badan lemas.

10. Kanker
Hati-hati, jangan remehkan gangguan seperti pembengkakan pada kelenjar getah bening Anda. Kondisi ini bisa jadi awal mula dari penyakit kanker.

Misalnya di dalam tubuh Anda sudah ada sel kanker yang bersarang. Kemudian sel kanker ini berpindah tempat tinggal melalui pembuluh limfa. Perpindahan inilah yang lantas membuat kelenjar getah bening Anda membesar.

Setelah pindah dan menyebar ke bagian tubuh lain, sel kanker bisa menetap dan tumbuh menyerang sel-sel di bagian tubuh tersebut.

Beberapa jenis kanker yang menunjukkan gejala pembengkakan kelenjar limfa antara lain kanker kulit, kanker payudara, leukimia, kanker paru, kanker perut, kanker getah bening limfoma Hodgkin, serta kanker getah bening limfoma non-Hodgkin.

Kanker getah bening dan jenis kanker lainnya masih bisa dikendalikan pada tahap stadium awal. Karena itu, penting bagi Anda untuk mendeteksi kanker getah bening atau kanker lain sedini mungkin.

11. Penyakit menular seksual
Beberapa jenis penyakit menular seksual bisa menimbulkan gejala pembengkakan kelenjar getah bening. Di antaranya yaitu sipilis (raja singa), gonore, dan klamidia. Apalagi kalau kelenjar yang membengkak ada di area pangkal paha.  

Ada banyak faktor risiko untuk pembengkakan kelenjar getah bening. Di antaranya yaitu:
·         Berusia di atas 65 tahun.
·         Punya penyakit HIV/AIDS.
·         Kecanduan alkohol.
·         Mengidap diabetes.
·         Gonta-ganti pasangan seksual.
·         Punya penyakit autoimun.

Hanya dokter dan tenaga medis yang dapat memberikan diagnosis pembengkakan kelenjar getah bening. Untuk mendiagnosis penyebab kondisi ini, dokter akan memerlukan:
·         Rekam medis atau riwayat kesehatan pasien.
·         Pemeriksaan fisik.
·        Tes darah.
·         Pindai sinar X (X-ray scan) pada dada atau CT scan.
·         Biopsi kelenjar getah bening.

Dalam beberapa kasus, pembengkakan kelenjar getah bening bisa sembuh dengan sendirinya, tanpa obat-obatan dari dokter. Ini kalau penyebab penyakitnya cukup ringan seperti influenza atau keracunan makanan.  Akan tetapi, bila kondisi Anda cukup serius dan disebabkan oleh penyakit yang parah, Anda akan membutuhkan pertolongan medis. Namun, beberapa penyebab belum ditemukan obatnya sehingga Anda hanya bisa mengendalikan supaya gejalanya tidak tambah parah. Misalnya pada kasus kanker getah bening limfoma Hodgkin dan kanker getah bening limfoma non-Hodgkin.

Lebih jelasnya, simak beberapa pilihan pengobatan untuk pembengkakan kelenjar getah bening berikut ini. Pengobatan antibiotik atau antiviral: Obat-obatan ini adalah perawatan paling umum untuk pembengkakan yang disebabkan infeksi bakteri.

Antibiotik akan membantu menghentikan perkembangbiakan serta infeksi bakteri dalam tubuh Anda. Sedangkan kalau penyebab pembengkakan kelenjar getah bening adalah virus, Anda akan diberi obat-obatan yang bisa meringankan gejala yang timbul. Untuk hasil pengobatan yang terbaik, ikuti anjuran dokter dan apoteker.  

Mengatasi penyebab: Kadang, pembengkakan merupakan akibat dari kondisi kesehatan yang buruk, seperti lupus atau rheumatoid arthritis yang disebabkan oleh penyakit autoimun. Mengobati kondisi tersebut dapat menyembuhkan pembengkakan pada kelenjar getah bening secara efektif.

Perawatan kanker: Perawatan ini diberikan pada pembengkakan kelenjar getah bening yang disebabkan oleh kanker. Jenis kanker akan menentukan perawatan yang dapat meliputi operasi, terapi radiasi atau kemoterapi.

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan di rumah yang dapat membantu Anda mengatasi pembengkakan kelenjar getah bening:

  • Menggunakan penawar rasa sakit seperti ibuprofen atau nonsteroidal anti- inflammatory drugs.
  • Menghindari pemberian aspirin pada anak karena risiko Reye’s syndrome.
  • Mengompres hangat pada area yang bengkak dengan kain hangat dan basah.
  • Istirahat yang cukup.
  • Kumur air garam. Kalau pembengkakan kelenjar terjadi di area leher, telinga, rahang, atau kepala, Anda bisa berkumur dengan garam yang dilarutkan dalam air hangat. Berkumurlah selama kira-kira sepuluh sampai dua puluh detik. Kemudian buang airnya. Ulangi sebanyak tiga sampai lima kali sehari.

Bila Anda mengabaikan atau tidak mengobati pembengkakan kelenjar getah bening, Anda bisa mengalami berbagai komplikasi yang berbahaya. Termasuk di antaranya yaitu muncul luka bernanah akibat infeksi dan sepsis atau keracunan darah. Hati-hati, sepsis bisa menyebabkan kematian.

Anda bisa mencegah pembengkakan kelenjar getah bening dengan cara menghindari infeksi. Ini bisa dilakukan dengan menjalani pola hidup sehat, makan dengan gizi seimbang, rutin berolahraga, mengelola stres, berhenti merokok, dan cukup istirahat.

Anda juga sebaiknya menghindari faktor risiko pembengkakan kelenjar getah bening dengan tidak bergonta-ganti pasangan seksual serta tidak berbagi alat makan dengan orang yang sedang terinfeksi virus atau bakteri.
Untuk mencegah kanker getah bening dan jenis kanker lainnya, perhatikan riwayat penyakit kanker dalam keluarga Anda dan segera lakukan deteksi dini bila Anda merasakan gejala-gejala kanker.  




Sabtu, 14 Maret 2020

Berkunjung ke Museum Negeri Jambi


“Hei! Tadi Kami ke Museum, lho,”terang anak sulungku pada teman-temannya ketika  mereka berkumpul di teras rumah. Teras rumah kami memang selalu menjadi markas mereka di kala sore hari seusai bermain.

“Museum mana?”

“Museum ...  Museum Negeri, ya, Yah?”tanyanya padaku sekedar memastikan kebenarannya.

Aku yang sedang mengetik di laptop di tempat yang sama menganggukkan kepala menyetujui jawabannya.

“Seru nian!”Semangat sekali Si sulung berkata,”Besok kami ke museum lagi. Museum apa, yah?”

“Museum Perjuangan.”

“Iya. Museum Perjuangan!”
Senang sekali melihat semangat Si sulung menceritakan pengalaman keduanya datang ke museum. Dulu ketika di Taman Kanak-kanak, ia kuajak ke Museum Perjuangan dan sekarang, di kelas II Sekolah Dasar,  ia mengajak mengunjungi Museum Negeri Jambi. 

Menyusuri Selasar Museum, Mempelajari Masa Lalu
Sesuai dengan janjiku pada Si sulung, tepat di libur UN SD, jam sepuluh pagi kami, ayah, bunda, kedua anak, dan satu sepupu,  pergi menuju Museum Negeri Jambi yang berada di perempatan Jalan Urip Sumaharjo dan Jalan Sri Soedewi Masjchun Sofwan, SH. 

Kendaraan pun memasuki gerbang kompleks gedung yang berdiri  di atas tanah seluas 13.350 meter persegi dan diresmikan pada 06 Juni 1988 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. DR. Fuad Hasan, dengan luas bangunan 4.000 meter persegi dengan nama Museum Negeri Jambi ini, kami disambut kelengangan yang  abadi. Lahan parkir pun hanya diisi oleh beberapa motor yang kuperkirakan milik pegawai Museum, bukan pengunjung.

Memasuki ruang loby yang berada di gedung utama yang berbentuk Rumah Kajang Lako, arsitektur khas Jambi, yang berfungsi sebagai ruang resepsionis, kami disambut harimau sumatera yang sudah diawetkan,  denah geografis Propinsi Jambi dan profil keberadaan Museum Jambi dan seorang penjaga. Masih sepi, tidak terlihat satu orang pun pengunjung. Petugas penjaga mengenakan tarif masuk sebesar Rp. 3.000,- untuk orang dewasa  yang karena sang penjaga tak mempunyai kembalian, maka uang Rp. 10.000,- pun lenyap.

Tanpa pemandu, kami merayapi koleksi-koleksi yang terpajang dibalik etalase. Semuanya masih terawat baik dan keterangan mengenai koleksi disajikan dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Sesuai jalur perjalanan, maka inilah koleksi dari Museum Negeri Jambi:
  1. Geologika berupa fosil kayu, batuan dan mineral serta benda bentukan alam lainnya yang rata-rata berada di Kabupaten Merangin.
  2. Biologika  berupa flora dan fauna serta fosil manusia
  3. Arkeologika berupa benda peninggalan prasejarah sampai datangnya pengaruh budaya barat masih banyak terdapat di daerah Jambi, seperti beliung batu yang dipergunakan pada masa prasejarah di Kerinci, temuan di sekitar kompleks percandian Muaro Jambi seperti gong bertuliskan aksara kuno Cina, teko, piring porselen, fragmen tangan, arca Budha, arca Awalokiteswara, kalung jalinan kawat emas berliontin kepala binatang, gelang kuningan berbentuk rantai, dan banyak lagi.
  4. Filologika atau naskah-naskah kuno yang ditulis tangan, incong Kerinci yang ditulis di atas tanduk dan bambu, Al-Qur'an dan Kitab Tassauf yang ditulis tangan.
Naik ke lantai dua yang masih tak ditemukan satu sosok manusia pun disajikan koleksi mengenai Etnografika, Khasanah Budaya Jambi, yang menyajikan antara lain, peralatan berburu tradisional, peralatan tani, peralatan menumbuk padi, peralatan menangkap ikan, kerajinan anyaman, kerajinan tenun dan batik, perlengkapan perkawinan suku Melayu Jambi, seperti amben, pelaminan, tempat tidur, peti tempat menyimpan barang rumah tangga, pakaian adat dari kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Turun lagi ke lantai satu dan masuk ke satu ruangan yang menyajikan:
  1. Historika, yaitu koleksi berupa foto Keris Siginjei, pedang samurai (katana), meriam jaman kolonial, pistol VOC, pedang perang, tombak upacara adat.
  2. Numismatika dan Heraldika merupakan koleksi uang kuno yang berasal dari Belanda, ORI, dan uang dari masa kerajaan China.
Di satu ruangan lagi tersaji koleksi keramologika, yaitu benda koleksi keramik dan tembikar kuno yang berasal dari Jambi, Cina, Arab, Myanmar dan Eropa, berupa tempayan, guci, piring tadah, cepuk, mangkok, kendi, botol, ceret bercucuk pendek,  dan buli-buli berbentuk kuncup bunga teratai.

Pada selasar yang berada di ruang terbuka dipamerkan stupa-stupa, pecahan keramik, duplikat patung Prajna Paramita, foto koleksi yang berasal dari daerah Jambi yang berada di Museum Nasional Jakarta, Meriam VOC, Mesin Cetak Uang, duplikat patung Bhairawa (Adityawarman), alat angkut tradisional, lumbung padi, diorama candi-candi yang berada di kompleks percandian Muaro Jambi.

Tak sampai satu jam, kami telah berhasil menjelajahi Museum Negeri jambi, tapi apakah seluruh koleksi museum telah kami lihat itu kami tidak tahu karena ketika kami meminta brosur, buklet, atau apapun namanya sekedar untuk menambah informasi dan sebagai souvenir sebagai bukti kami telah berkunjung ternyata tidak tersedia.

Jam setengah dua belas kami meninggalkan gedung yang masih lengang itu.

“Kenapa masih sepi, ya, Yah?”tanya Si sulung.

Aku hanya senyum menanggapi pertanyaan itu karena bingung menjawabnya. Terlalu banyak alasan yang bisa diberikan, tapi aku tak mau jawabanku mengubah persepsinya tentang museum. Biarlah ia menikmati kunjungannya dan membentuk sendiri imajinasinya tentang museum.



JAUHI PRASANGKA




MENJELANG penyerangan ke Makkah, Nabi Saw mempersiapkan rencana serangan mendadak. Hatib bin Balthaah, seorang sahabat Nabi yang berjasa dalam perang Badar, merasa cemas. Di Makkah, dia meninggalkan banyak saudara dan kekayaan. Ia khawatir mereka terbunuh dalam serangan itu. Diam-diam dikirimkannya surat ke Makkah untuk memberitahukan rencana Nabi yang sangat rahasia itu. Ia menyuruh Sarah, budak perempuan, untuk membawa surat itu. Lewat kabar gaib, Allah memberitahu Nabi akan kejadian itu. Ia menyuruh Ali, zubair, dan Miqdad mencegat Sarah. Sarah tertangkap dan diperiksa. Zubair tidak menemukan apa-apa. Ali yakin Nabi tidak mungkin berdusta. Sarahlah yang pandai berpura-pura.

Sambil menghunus pedang, Ali mengancam,”Kalau tidak kau serahkan surat itu, kupancung kepalamu dengan pedang ini.”

Dengan ketakutan, Sarah membuka kerudungnya dan menyerahkan surat yang disembunyikannya. Nabi memanggil pengirim surat. Dengan lemah lembut Nabi bertanya mengapa Hatib mau berbuat seperti itu.

“Ya Rasulullah,”kata Hatib sambil menangis,”Aku bersumpah demi Allah bahwa aku tetap beriman kepada Allah dan kepada rasul-Nya, tetapi aku ini seorang muhajir yang meninggalkan keluarga di kalangan musyrik Quraisy. Di antaranya istri dan anak-anakku. Aku ingin melindungi mereka.”

Umar menyahut,”Ya Rasulullah. Serahkan dia padaku. Akan kupenggal kepalanya. Dia orang bermuka dua.”

Rasulullah menoleh kepada Umar, lalu,”Dari mana engkau tahu? Siapa tahu Allah telah memberi kedudukan istimewa kepadanya sebagai ahli Badar.”

Hatib salah karena berkhianat, tetapi Umar juga keliru karena terburu-buru menyebut Hatib bermuka dua. Bukankah Hatib melakukannya sebagian karena ketololan dan sebagian lagi karena ingin melindungi keluarganya. Buktinya Nabi memaafkannya. “Jauhilah olehmu kebanyakan prasangka karena sebagian prangsangka itu dosa.”(QS Al-Hujurat:12)

Kamis, 12 Maret 2020

Lord Baden Powell, Bapak Pandu Dunia


Pendiri Gerakan Kepramukaan adalah seorang berkebangsaan Inggris bernama Lord Robert Baden Powell of Gilwell. Lahir dengan nama Robert Stephenson Smyth pada tanggal 22 Februari 1857 dari ayah yang seorang profesor geometri di Universitas Oxford bernama Baden Powell. Ayahnya sendiri meninggal ketika Robert masih sangat kecil.



Ditinggal bapaknya sejak kecil, ia mendapat  pembinaan watak dari ibunya. Mahir dalam keterampilan berlayar, berenang, berkemah, olahraga dan lain-lain yang ia dapatkan dari didikan kakak-kakaknya. BP (sebutan Baden Powell jr.) sangat disenangi oleh teman-temannya karena selalu gembira, lucu, cerdas, suka bermain musik, bersandiwara, berolahraga, mengarang dan menggambar.
Pengalamannya sebagai pembantu Letnan di India pada resimen 13 Kalvaleri, yang berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang, yang kemudian ia temukan di puncak gunung, serta keberhasilannya melatih panca indera Kimbal O’Hara. Ia pun punya pengalaman mampu bertahan dalam kondisi terkepung selama 127 hari oleh bangsa Boer di kota Mafeking, Afrika Selatan dalam kondisi kekurangan makanan. Selain itu, ia punya pengalaman mengalahkan kerajaan Zulu di Afrika dan berhasil mengambil kalung manik kayu milik raja Dinizulu.
Dari pengalaman hidupnya itulah, tercetus untuk mengeluarkan gagasan mengenai pembinaan para remaja di negeri Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian menjadi cikal bakal lahirnya gerakan pendidikan pramuka seperti yang ada saat ini. Pengalaman hidupnya itu kemudian ia tuangkan dalam sebuah buku dengan judul “Aids to Scouting” yang sebenarnya memberi petunjuk kepada tentara muda Inggris agar dapat melakukan tugas penyelifik dengan baik. Bukunya sangat menarik, tidak hanya bagi para pemuda bahkan orang dewasa.

Lalu, Tuan William Smyth sebagai seorang pimpinan Boys Brigade di Inggris meminta agar BP melatih anggotanya sesuai dengan cerita pengalaman hidup beliau. Dan dipanggillah sebanyak 21 orang pemuda dari Boys Brigade di berbagai wilayah negeri Inggris, diajak berkemah dan berlatih di Pulau Brownsea pada tanggal 25 Juli 1907 selama 8 hari.
Pada tahun 1910 BP meminta pensiun dari tentara dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal. BP menikah dengan Olave St. Clair Soames pada tahun 1912 dan dianugerahi 3 orang anak.

Tahun 1929, raja George memberikan titel Lord sehingga namanya menjadi Lord Robert Baden Powell of Gilwell.

Baden Powell meninggal pada tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.


Kamis, 13 Februari 2020

Kebesaran Hakiki



Hisyam bin Abdul Malik, seorang penguasa Bani Ummayah, sedang berusaha mencium Hajar Aswad, tetapi orang-orang yang thawaf begitu banyak sehingga ia selalu gagal. Para peziarah, yang sedang terbenam dalam pemujaan kepada Allah, tidak lagi peduli pada penguasa dunia. Para pengawal Hisyam pun gagal menyingkirkan para tamu Allah. Tampaknya, bagi para pelaku thawaf itu,  lebih baik mati dalam berzikir daripada selamat dengan menyingkir. Di depan rumah Allah itu, kemegahan dunia tidak ada artinya.

Akhirnya, dalam keadaan lelah, Hisyam beristirahat. Sebuah kursi disediakan baginya di tempat yang agak tinggi. Dari atas, ia memandangi puluhan ribu jamaah yang berdesakan, berebut hendak mencium batu hitam. Seperti Hisyam, banyak di antara mereka yang gagal. Hisyam tersenyum. Tiba-tiba wajah memuram. Ia melihat seorang laki-laki tampan datang. Wajahnya memancarkan kesalehan, bersinar karena basuhan air wudhu. Usai thawaf, laki-laki itu dengan tenang menuju Hajar Aswad. Langkahnya mantap. Zikirnya pelan tetapi menggetarkan. Orang-orang menyingkir, memberi kesempatan baginya untuk mencium Hajar Aswad. Hisyam terperangah. Ia tahu laki-laki itu, tetapi ketika anak buahnya bertanya siapa orang itu, Hisyam menjawab,”Aku tak kenal dia.”

Farazdaq, seorang penyair, segera berdiri. Digubahnya sebuah puisi:
Dialah yang dikenal jejak kakinya
Oleh butiran pasir yang dilangkahinya
Bila orang Quraisy melihatnya
Berkatalah juru bicara mereka
Pada keagungan pribadinya
Berpuncak semua sifat yang mulia.

Hisyam marah. Farazdaq ditangkap. Tetapi, kebesaran orang itu, Zainal Abidin, cucu Rasulullah Saw, tidak pudar karena kebesarannya tidak ditegakkan dalam kekuasaan, kekayaan, atau keturunan. Kebesarannya ada pada keindahan pribadinya. Inilah kebesaran hakiki. “Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah adalah dia yang paling taqwa.”(QS Al  Hujurat:13)

Rabu, 08 Januari 2020

Sabu dan Sejarahnya



Apakah sabu memang dapat meningkatkan stamina? Menurut Dr. Nicole Lee, Methamfetamin, yang di Indonesia dikenal dengan nama sabu, adalah stimulan kuat dan sangat adiktif yang memengaruhi saraf pusat.

Berdasarkan berbagai sumber, World Drugs Reports 2018 yang diterbitkan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC), menyebutkan sebanyak 275 juta penduduk di dunia (usia 15-64 tahun) pernah mengonsumsi narkoba. Sementara di Indonesia, Badan Narkotika Nasional (BNN) mengantongi angka penyalahgunaan narkoba pada 2017 sebanyak 3.376.115 orang pada rentang usia 10-59 tahun.

Sejak Perang Dunia ke-II, Metamfetamin atau sabu sebenarnya sudah digunakan secara luas. Para pasukan menggunakannya agar mereka tetap terjaga saat peperangan. Pilot Kamikaze Jepang menggunakan sabu untuk membantu mereka dalam misi bunuh diri. Dalam misi tersebut, terjadi penyalahgunaan yang dilakukan pasukan Jepang. Dosis tertinggi diberikan kepada pilot tersebut dengan suntikan menjadi epidemis (wabah).

Menurut duniabebasnarkoba.org, Amfetamin pertama kali dibuat pada 1887 di Jerman dan Metamfetamin yang lebih kuat dan mudah dibuat dikembangkan di Jepang pada 1919. Bentuknya berupa bubuk warna putih dan keabu-abuan.

Metamfetamin adalah salah satu jenis Amfetamin yang dipasarkan pada 1932 sebagai pengurang sumbatan hidung (dekongestan). Jenis satu lagi yaitu MDMA (Metil Dioksi Metamfetamin) yang biasa dikenal dengan nama ekstasi. Metamfetamin bekerja lebih lama dibanding MDMA yang dapat mencapai 12 jam dan efek halusinasinya lebih kuat.

Pada 1950-an, Metamfetamin diberikan dengan resep dokter untuk membantu diet dan melawan depresi. Hal ini digunakan oleh mahasiswa, supir-supir truk dan olahragawan sebagai stimulan tanpa resep dokter. Penggunaan pun kian menjaring luas oleh masyarakat. Pada 1960-an penyalahgunaan obat tersebut meningkat.

Pemerintah Amerika kemudian melegalkan penggunaannya pada 1970. Geng sepeda motor yang hidup di pedalaman mengontrol semua produksinya saat itu. Hingga saat ini narkoba semakin meluas di dunia. Di Asia sendiri negara yang menghasilkan bubuk putih itu berada di Thailand, Myanmar, dan China.

Dari semua jenis narkoba yang ada, Metamfetamin termasuk salah satu yang lebih populer dikonsumsi masyarakat. Sebenarnya apa yang menarik dari obat tersebut? Pengaruh dari penggunaan Metamfetamin berdampak pada bio psiko-sosial seseorang, dengan kata lain dapat berpengaruh ke dalam masalah mental, juga lingkungan sekitar.

Penggunaan ini terjadi oleh berbagai faktor seperti stres, depresi, kurang stamina. Jika pengguna semakin sering mengonsumsi, maka yang terjadi ialah efek kecemasan, disforia dan banyak bicara. Beberapa pengguna mengatakan, cara pemakaian yang tidak sulit menjadi salah satu alasan sabu menjadi narkoba favorit. Selain itu, durasi efek dari sabu yang cukup lama dibanding yang lain juga menyebabkan pengguna memakai sabu untuk meningkatkan staminanya

Senin, 06 Januari 2020

Tanda-Tanda Peringatan Sebelum Stroke Menyerang


Data Sample Registration Survey dari Kementerian Kesehatan RI tahun 2014 menunjukkan bahwa penyakit stroke merupakan 3 besar penyebab kematian di Indonesia, tetapi meskipun menjadi penyakit yang mematikan, rupanya kondisi stroke ini bisa dicegah. Hal ini karena sebelum benar-benar terjadi, ada beberapa gejala di tubuh yang bisa diwaspadai sebagai tanda dini.

Gejala stroke ini memang mirip dengan serangan jantung. Bedanya, stroke menyerang otak hingga beberapa bagiannya terganggu. Untuk mengantisipasi terjadinya stroke, maka perlu diketahui 6 tanda peringatan yang akan dirasakan tubuh.
1. Tekanan darah tinggi
Saat tekanan darah meninggi segera waspadai karena kondisi ini bisa berujung pada stroke. Bila dibiarkan, tekanan darah yang terlalu tinggi bisa merusak saraf otak atau melemahkan pembuluh darah hingga menyebabkan kebocoran atau pecah.
Selain itu, tekanan darah tinggi adalah salah satu penyebab pembentukan bekuan darah dalam aliran darah. Mekanisme inilah yang akhirnya bisa berujung pada stroke.
2. Masalah penglihatan
Penglihatan yang bermasalah bisa menjadi tanda awal dari stroke. Hal ini karena setelah stroke terjadi masalah penglihatan bisa lebih kompleks seperti penglihatan ganda, kehilangan penglihatan pada satu mata, atau penglihatan kabur.
3. Mati rasa pada satu sisi tubuh
Waspadai bila tiba-tiba merasakan mati rasa pada satu sisi tubuh. Biasanya gejala stroke memang diawali dari mati rasa sebelah pada wajah, tangan, atau kaki.
4. Pusing atau kelelahan tanpa alasan
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa vertigo dan pusing juga merupakan faktor umum yang dialami pasien stroke. Keadaan kebingungan dan kelelahan pun bisa menjadi tanda bahwa ada sisi otak yang terkena.
5. Migrain tiba-tiba atau sakit kepala parah
Selama stroke, aliran darah ke otak terhalang atau terputus karena adanya gangguan. Kondisi ini bisa menyebabkan robekan atau kerusakan pembuluh darah yang menyebabkan migrain mendadak atau sakit kepala.
6. Kekakuan pada leher atau nyeri bahu
Pembuluh darah yang pecah di otak dapat menyebabkan leher atau bahu kaku. Cara ceknya sederhana, yaitu tempelkan dagu ke dada, bila tidak bisa sebaiknya segera diperiksakan.

Selain ke-6 tanda peringatan di atas, beberapa kondisi yang bisa menyebabkan seseorang rentan terkena stroke, menurut laporan oleh NCBI, adalah :
  • Orang dengan tekanan darah tinggi. Tekanan darah dianggap tinggi jika sudah mencapai 140/90 mmHg atau lebih.
  • Pria yang lebih tua lebih cenderung memiliki stroke daripada orang muda atau perempuan.
  • Merokok dapat memengaruhi jumlah oksigen yang mencapai otak dan juga dapat menyebabkan banyak kerusakan pada pembuluh darah.
  • Diabetes. Diabetes disebabkan oleh kekurangan hormon yang disebut insulin yang mengatur tingkat gula dalam tubuh.
  • Ketika ada kekurangan insulin, gula tidak akan bisa mencapai ke bagian tubuh di mana energi dibutuhkan seperti otak, misalnya.
  • Penyakit Jantung. Penyakit jantung dapat menyebabkan pembekuan darah, terkadang mengakibatkan gangguan aliran darah yang dapat menyebabkan stroke.